JusT KLick...WelComE My Blog

SaHabAt SeJtai LamBang PerPaduan JatI BerSama...
BerSamA-sAma ImaRAhkaN PerSahaBAtan
free counters

Just Klik

Program SMS Prepaid Terunggul Dari MYeCASH

Thursday, March 12, 2009

Assalammu'alaikum wbt....
AIR MATA NABI S.A.WAIR MATA NABI... ... ... ... ... ... ... ... ... ...... ... .Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yangBerseru mengucapkan salam. "Bolehkah saya masuk?"Tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk,"Maafkanlah, ayahku sedang demam," kata Fatimah yangMembalikkan badan Dan menutup pintu.Kemudian IA kembali menemani ayahnya yang ternyataSudah membuka Mata Dan bertanya pada Fatimah,"Siapakah itu wahai anakku?" "Tak tahulah ayahku,Orang sepertinya baru sekali ini aku melihatnya,"Tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatapPuterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan.Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya ituHendak dikenang. "Ketahuilah, dialah yang menghapuskanKenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuanDi dunia. Dialah malaikatul maut," kata Rasulullah,Fatimah pun menahan ledakkan tangisnya. Malaikat mautDatang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapaJibril tidak ikut sama menyertainya.Kemudian dipanggilah Jibril yang sebelumnya sudahBersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasihAllah Dan penghulu dunia ini. "Jibril, jelaskan apaHakku nanti di hadapan Allah?" Tanya RasululllahDengan suara yang amat lemah. "Pintu-pintu langitTelah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu.Semua syurga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kataJibril. Tapi itu ternyata tidak membuatkan RasulullahLega, matanya masih penuh kecemasan. "Engkau tidakSenang mendengar khabar ini?" Tanya Jibril lagi."Khabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?""Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernahMendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan syurgaBagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada diDalamnya," kata Jibril.Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukanTugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruhTubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernyaMenegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini."Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, AliYang di sampingnya menunduk semakin dalam Dan JibrilMemalingkan muka. "Jijikkah kau melihatku, hingga kauPalingkan wajahmu Jibril?" Tanya Rasulullah padaMalaikat pengantar wahyu itu. "Siapakah yang sanggup,Melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril.Sebentar kemudian terdengar Rasulullah memekik, keranaSakit yang tidak tertahankan lagi. "Ya Allah, dahsyatNian maut ini, timpakan saja semua siksa maut iniKepadaku, jangan pada umatku. "Badan Rasulullah mulaiDingin, kaki Dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu,Ali segera mendekatkan telinganya."Uushiikum bis shalati, WA maa malakat aimanuku -Peliharalah shalat Dan peliharalah orang-orang lemahDi antaramu." Di luar pintu tangis mulai terdengarBersahutan, sahabat saling berpelukan. FatimahMenutupkan tangan di wajahnya, Dan Ali kembaliMendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulaiKebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii?" - "Umatku,Umatku, umatku" Dan, berakhirlah hidup manusia muliaYang memberi sinaran itu. Kini, mampukah KitaMencintai sepertinya? Allahumma sholli 'Ala MuhammadWA baarik WA salim 'alaihi Betapa cintanya RasulullahKepada Kita. Kirimkan kepada sahabat-sahabat MuslimLainnya agar timbul kesedaran untuk mencintai AllahDan RasulNya, seperti Allah Dan Rasulnya mencintaiKita. Kerana sesungguhnya selain daripada itu hanyalahFana belaka. Amin... .
-- ""Six Essential Qualities that are the key to success:Sincerity, Personal integrity, humility,Courtesy, Wisdom,Charity.============ ========= =========NOTICE PEMBERITAHUAN: -(Without Prejudice)Setiap Penulisan,Nukilan Atau Article Yang Diposting Ke Laman Ini,Hanyalah Sebagai Bahan Bacaan Sahaja.Pengirim Tidak Samasekali Terniat Walaupun Sebesar Hama Untuk Mempengaruhi Hati Maupun Perasaan Pembaca. Dan Ianya Juga Tiada Kaitan Samasekali Samada Yang Masih Hidup Maupun Yang Telah Mati.Sekian


SELAMAT MENYAMBUT HARI KEPUTERAAN BAGINDA RASULULLAH S.A.W

No comments:

Post a Comment